• July 2, 2026 7:58 pm

RI-Belarus sepakati tujuh kerja sama prioritas

RI-Belarus sepakati tujuh kerja sama prioritas

RadicalismStudies.org | Pusat Kajian Radikalisme dan Deradikasilisasi (PAKAR)

Saya berharap kerja sama tersebut dapat segera diimplementasikan sehingga memberi manfaat nyata dalam waktu dekat bagi kedua negara

Jakarta (ANTARA) – Presiden Prabowo Subianto mengatakan Indonesia dan Belarus menyepakati tujuh kerja sama prioritas yang meliputi sektor ekonomi, industri, pertanian, hingga kebudayaan.

Kesepakatan ini ditandai dengan ditandatanganinya sejumlah nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) serta perjanjian kerja sama, yang disaksikan oleh Presiden Prabowo dan Presiden Belarus Alexandr Lukashenko di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 2 Juli 2026.

“Komitmen Indonesia dan Belarus untuk memperkuat hubungan bilateral juga dibuktikan hari ini dengan disepakati sejumlah dokumen kerja sama oleh delegasi kedua negara,” ujar Presiden Prabowo.

Baca juga: Presiden Belarus siap perkuat kerja sama dengan RI di sektor prioritas

Presiden Prabowo berharap sejumlah kerja sama yang telah disepakati pada pertemuan tersebut dapat segera dilaksanakan dan memberikan manfaat nyata bagi kedua negara.

“Saya berharap kerja sama tersebut dapat segera diimplementasikan sehingga memberi manfaat nyata dalam waktu dekat bagi kedua negara,” ujarnya.

Adapun sejumlah dokumen MoU dan perjanjian yang disepakati dalam pertemuan tersebut, yaitu kerja sama industri antara Kementerian Perindustrian Republik Indonesia dan Kementerian Perindustrian Republik Belarus; kerja sama bidang kebudayaan antara Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dengan Kementerian Kebudayaan Republik Belarus; serta kerja sama antara Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Nasional Belarus.

Selain itu, terdapat juga kerja sama bidang kesehatan antara Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dengan Kementerian Kesehatan Republik Belarus; perjanjian atas kerja sama ilmiah dan teknis antara Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Republik Indonesia dengan Akademi Ilmu Pengetahuan Nasional Belarus.

Baca juga: Presiden Belarus: Alih teknologi lebih penting daripada perdagangan

Kemudian, kerja sama pertukaran laporan intelijen terkait pencucian uang, pendanaan terorisme, dan proliferasi senjata pemusnah massal antara PPATK Republik Indonesia dengan Departemen Pemantauan Keuangan Komite Kontrol Negara Belarus tentang Kerja sama; serta bidang akreditasi nasional antara Komite Akreditasi Nasional Republik Indonesia dengan Republican Unitary Enterprise Belarusian State Center for Accreditation.

Selain itu, dalam pertemuan tersebut disepakati juga Peta Jalan Pengembangan Bidang-Bidang Utama Kerja Sama antara Republik Indonesia dan Republik Belarus Tahun 2026-2030.

Rangkaian kesepakatan ini mencerminkan komitmen kuat kedua negara untuk membawa hubungan bilateral ke tingkat yang lebih erat, produktif, dan saling menguntungkan.

Melalui implementasi berbagai kerja sama tersebut, Indonesia dan Belarus diharapkan mampu memperkuat pertumbuhan ekonomi, mendorong inovasi, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta memperkokoh kemitraan strategis yang berorientasi pada kesejahteraan bersama.

Baca juga: Prabowo: Belarus mitra penting Indonesia di kawasan Eurasia

Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Artikel ini telah dimuat di www.antaranews.com dengan Judul “RI-Belarus sepakati tujuh kerja sama prioritas” pada 2026-07-02 18:08:00

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *