• July 1, 2026 7:14 pm

Kapolri ungkap keberhasilan Polri tangani kasus narkoba hingga judol

Kapolri ungkap keberhasilan Polri tangani kasus narkoba hingga judol

RadicalismStudies.org | Pusat Kajian Radikalisme dan Deradikasilisasi (PAKAR)

Kabupaten Bogor, Jawa Barat (ANTARA) – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan sejumlah keberhasilan Polri dalam menangani kasus, mulai dari kasus narkoba hingga judi online (judol).

Dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Bhayangkara di Satlat Brimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu, Kapolri mengatakan bahwa Polri mengungkap 24.837 perkara selama 2026.

Dari ribuan kasus tersebut, kepolisian menetapkan 32.792 tersangka serta menyita barang bukti berupa 3,1 ton sabu, 4,1 ton ganja, 763 ribu butir ekstasi, 59,2 juta butir obat keras, dan berbagai jenis narkotika lain dengan total senilai Rp10,4 triliun.

Dari pengungkapan tersebut, kata dia, Polri berhasil menyelamatkan 89 juta jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

Selain itu, Polri juga tengah melakukan transformasi 148 kampung narkoba menjadi kampung bebas dari narkoba.

Selanjutnya, Polri juga berupaya mencegah kebocoran keuangan negara melalui pembentukan Satgas Optimalisasi Penerimaan Negara (OPM) dan Satgas Penegakan Hukum Tindak Pidana Penyelundupan.

“Bersama dengan Direktorat Jenderal Pajak serta Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan RI, Satgas OPM telah mengungkap ekspor ilegal 87 kontainer fatty matter dan POME (palm oil mill effluent),” kata Listyo.

Di sisi lain,lanjut dia, Satgas Gakkum Tindak Pidana Penyelundupan telah mengungkap 47 perkara dan menetapkan 24 tersangka, dengan salah satu kasus yang menonjol, yaitu pengungkapan tindak pidana penyelundupan 28 ton timah ke Malaysia.

Berikutnya, dari sisi penanggulangan terorisme, ia mengatakan bahwa Polri berhasil mempertahankan zero terrorist attack sejak tahun 2023 melalui pendekatan soft approach dan hard approach.

Ia juga mengungkapkan Polri bersama dengan kementerian/lembaga terkait mengatasi dampak peristiwa ledakan di SMA 72 untuk mengantisipasi berkembangnya fenomena nihilistic violent extremism. Penanganan dilakukan terhadap 137 anak terpapar radikalisme dan 130 anak terpapar kekerasan.

Terakhir, terkait kasus judol, Polri berhasil mengungkap 718 kasus, menetapkan 1.164 tersangka, menyita barang bukti Rp1,75 triliun serta memblokir 278 ribu situs dan konten judol.

Salah satu kasus menonjol yang berhasil diungkap adalah judol jaringan internasional di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat, yang melibatkan ratusan WNA yang mengelola 145 domain.

Pada Rabu ini, Polri menggelar upacara peringatan HUT Ke-80 Bhayangkara dengan mengangkat tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”.

Baca juga: Kapolri: Polri terus bertransformasi jadi institusi yang humanis

Baca juga: Kapolri: Operasi Ketupat 2026 tekan fatalitas kecelakaan 30,4 persen

Baca juga: Polri ungkap 464 tindak pidana energi sepanjang 2026

Pewarta: Nadia Putri Rahmani
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Artikel ini telah dimuat di www.antaranews.com dengan Judul “Kapolri ungkap keberhasilan Polri tangani kasus narkoba hingga judol” pada 2026-07-01 16:18:00

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *