• July 1, 2026 5:43 pm

Warga Binaan Densus 88 Dilatih Kuasai Hilirisasi Domba

Warga Binaan Densus 88 Dilatih Kuasai Hilirisasi Domba

RadicalismStudies.org | Pusat Kajian Radikalisme dan Deradikasilisasi (PAKAR)

Ilustrasi(Dok Istimewa)

KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) melalui Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara bersinergi dengan Direktorat Identifikasi dan Sosial (Idensos) Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menggelar Pelatihan Kewirausahaan Agribisnis Kambing dan Domba. Agenda yang dilaksanakan di Bogor, Selasa (30/6/2026) ini bertujuan untuk membekali warga binaan dengan kompetensi teknis serta kemandirian ekonomi.

Pelatihan vokasi ini diikuti oleh 30 peserta yang merupakan warga binaan Densus 88 AT Polri dari berbagai wilayah, meliputi Satgas Jawa Barat, Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sumatera Selatan, dan Jambi, didampingi oleh fungsionaris satuan tugas wilayah.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pengembangan kualitas SDM merupakan pilar utama dalam mewujudkan sektor pertanian yang maju, mandiri, dan modern serta mampu melahirkan wirausahawan baru.

“Kementerian Pertanian terus mendorong lahirnya SDM pertanian yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki jiwa kewirausahaan. Dengan demikian, sektor pertanian dapat menjadi motor penggerak ekonomi sekaligus membuka peluang usaha yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Amran melalui keterangannya, Rabu (1/7/2026).

Kepala BBPKH Cinagara, Inneke Kusumawaty, memaparkan subsektor peternakan ruminansia kecil memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan, terlebih setelah adanya kebijakan pembatasan impor kambing dan domba hidup maupun karkas demi melindungi peternak lokal.

Menurut Inneke, tantangan industri peternakan nasional saat ini berada pada aspek penciptaan nilai tambah (value added) melalui program hilirisasi yang terintegrasi.

Para peserta pelatihan diarahkan untuk menguasai manajemen tata kelola peternakan modern yang mencakup beberapa kompetensi, seperti teknologi budidaya dan pembibitan, manajemen pakan, tata kelola kesehatan, hilirisasi komersial, dan kemandirian berbasis koperasi. 

“Setelah kembali ke daerah asal, para alumni pelatihan diharapkan tidak hanya bergerak secara individu, melainkan mampu berkolaborasi membangun kelompok usaha bersama atau koperasi untuk memperkuat posisi tawar dan daya saing pasar,” katanya.

Sementara itu, mewakili Direktur Idensos Densus 88 AT Polri, Kepala Satuan Tugas Wilayah Jawa Barat, Kombes Bogiek Sugiarto, pembekalan keterampilan agribisnis ini memegang peranan krusial dalam program integrasi sosial warga binaan ke tengah masyarakat.

“Pelatihan ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk berkembang dan membangun kemandirian ekonomi. Kami berharap seluruh peserta memahami proses agribisnis kambing dan domba secara menyeluruh. Dengan bekal tersebut, mereka memiliki peluang untuk membangun usaha yang berkelanjutan,” jelas Bogiek.(H-2)

 

Artikel ini telah dimuat di mediaindonesia.com dengan Judul “Warga Binaan Densus 88 Dilatih Kuasai Hilirisasi Domba” pada 2026-07-01 13:19:00

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *