RadicalismStudies.org | Pusat Kajian Radikalisme dan Deradikasilisasi (PAKAR)
KEPOLISIAN Cile berhasil menangkap 19 warga negara Venezuela yang diduga kuat memiliki hubungan dengan geng kriminal transnasional, Tren de Aragua. Para tersangka dituduh melakukan pencucian uang hasil pemerasan dan tindak kejahatan lainnya dengan nilai yang sangat fantastis, yakni sedikitnya US$80 juta (sekitar Rp1,2 triliun).
Otoritas keamanan Cile selama ini mengaitkan lonjakan kejahatan kekerasan serta penculikan demi tebusan di negara tersebut dengan aktivitas Tren de Aragua. Kelompok kriminal terorganisir ini diketahui berasal dari Venezuela dan kini telah melebarkan sayap operasinya ke beberapa negara di Amerika Latin.
Hector Barros, jaksa penuntut yang memimpin unit khusus kejahatan terorganisir di Santiago, mengungkapkan proses penyelidikan berhasil membongkar jalur pencucian uang senilai puluhan juta dolar tersebut yang kemudian dikirim ke luar negeri.
“Ini adalah salah satu kasus pencucian uang terbesar yang pernah kami lihat di negara kami,” kata Barros kepada para wartawan.
Penggerebekan Besar-besaran dan Pembekuan Rekening
Operasi penangkapan ke-19 warga Venezuela ini dilakukan setelah petugas kepolisian menggelar penggerebekan besar-besaran di sejumlah rumah tinggal yang tersebar di wilayah ibu kota dan bagian selatan Cile.
Jaksa penuntut menambahkan, para tersangka kini menghadapi serangkaian tuntutan hukum yang berat. Mereka akan didakwa atas pasal pemerasan, penyelundupan, pencucian uang, dan asosiasi kriminal.
Guna melumpuhkan kekuatan finansial jaringan ini, pihak berwenang Cile bergerak cepat dengan membekukan lebih dari 140 rekening bank. Rekening-rekening tersebut diidentifikasi aktif digunakan oleh geng Tren de Aragua untuk memutar dan menyamarkan uang hasil kejahatan mereka.
Tindakan Tegas Terhadap Jaringan Transnasional
Tindakan represif ini bukan yang pertama kalinya dilakukan oleh pemerintah setempat. Sepanjang tahun lalu, Cile telah menangkap puluhan anggota Tren de Aragua yang kemudian dijatuhi hukuman penjara dalam jangka waktu yang lama.
Kelompok kriminal Tren de Aragua tidak hanya menjadi ancaman di Cile, tetapi juga aktif beroperasi di Kolombia dan Peru. Karena skala kejahatan dan dampaknya yang meluas, Amerika Serikat bahkan telah menetapkan geng asal Venezuela ini sebagai salah satu organisasi teroris. (AFP/Z-2)
Artikel ini telah dimuat di mediaindonesia.com dengan Judul “Terkait Geng Kriminal Tren de Aragua, 19 Warga Venezuela Ditangkap di Cile atas Kasus Pencucian Uang” pada 2026-06-03 06:05:00
