• Thu. Oct 29th, 2020

Ledakan Bom di Pasirputih Jambi

ByRedaksi PAKAR

Jan 27, 2016

JAMBI, RADICALISM STUDIES – Mabes Polri mengonfirmasi kebenaran peristiwa ledakan bom di Jambi, Rabu (27/1/2016), dini hari tadi.

Menurut informasi dihimpun dilokasi, peristiwa itu diperkirakan sekitar pukul 02.24 WIB dinihari. Warga sekitar mendengar adanya suara ledakan beruntun sebanyak tiga kali di depan salah satu ruko di tepi jalan.

“Sekitar pukul 02.24 wib, lagi tidur tiba-tiba ada suara ledakan keras,”kata salah seorang warga yang tak mau namanya di kutip. Ledakan terdengar aecara beruntun sebanyak tiga kali.

“Tadi malam ramai warga keluar semua, suaranya keras. Ini tidak biasa, kami pikir awalnya skring listrik tapi kok lampu masih hidup,”sambungnya.

“Tiga kali beruntut, keras tadi malam lagi sepi. Lepas grimis jadi orang sudah dirumah semua,”kata Rezi, salah seorang warga lainnya. 

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Anton Charliyan di Kompleks Mabes Polri, Rabu siang, memastikan bahwa ledakan berasal dari bahan peledak.

“Sudah dipastikan bahwa ledakan itu berasal dari bahan peledak,” ujar 

Bahan peledak yang dimaksud menggunakan penanda waktu atau timer. Sejumlah unsur penajam juga melapisi bahan peledak tersebut, antara lain paku, gotri, dan baut.

Bom diletakkan di pelataran rumah toko, bilangan Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi.

Anton memastikan bahwa tidak ada korban dalam peristiwa tersebut lantaran ruko dalam keadaan kosong. Terlebih lagi, ledakan terjadi dini hari pada saat lingkungan sepi dari aktivitas masyarakat.

“Polisi masih memeriksa saksi-saksi. Kami belum bisa memastikan jaringan mana yang melakukan ini. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa kami ungkap,” ujar Anton.

Sementara itu Wakasat Brimob Polda Jambi AKBP Yuri menyatakan ledakan tersebut berunsur bom. Tim Gegana Polda Jambi membawa serpihan bahan peledak itu untuk ditelusuri lebih lanjut.

Sampai saat ini, polisi belum bisa memastikan pelaku peledakan tersebut. Namun, analisis awal mengindikasikan ada 2 orang terlibat dalam peledakan itu.

“Masih diselidiki, apakah ini berkaitan dengan teroris atau bukan,” ujarnya lagi.

Dari lokasi kejadian, tim gegana juga menemukan secarik kertas yang diduga sengaja ditinggalkan sebagai pesan dari pelaku. Pada secarik kertas itu tertulis jika benda diduga bom yang meledak itu ditujukan bagi seorang warga berinisial US.

“Sekali lagi, ini akan diselidiki motifnya apa,” tandas Yuri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *