• January 18, 2022 2:36 pm

Kaleidoskop 2021: 4 Anggota DPR RI Paling Kontroversial Sepanjang 2021

Suara.com – Kinerja DPR RI terus menjadi sorotan hingga masyarakat menilai bahwa lembaga legislatif tersebut banyak mengeluarkan berbagai kebijakan yang mengundang kontroversi. Berikut adalah sederet anggota DPR yang paling kontroversial di sepanjang tahun 2021.

Terlepas dari kontroversi kebijakannya, tidak jarang para politisi DPR RI yang mengundang kontroversi melalui pernyataan dan pendapatnya. Berikut ini adalah sederet anggota DPR RI yang paling kontroversial di tahun 2021.

1. Guspardi Gaus

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN), Guspardi Gaus menjadi sorotan masyarakat setelah ia menolak karantina sepulang dari luar negeri. Diketahui, Guspardi baru saja pulang dari Kirgistan dan langsung datang ke Pansus RUU Otsus Papua, DPR RI pada Jumat, 2 Juli 2021.

Baca Juga:
Kaleidoskop 2021: 5 Peristiwa Nasional 2021 Paling Memilukan

Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus. (Dok. DPR)

2. Rosaline Irene Rumaseuw

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN), Rosaline Irene Rumaseuw sempat menghebohkan publik setelah ia meminta disediakan rumah sakit terkhusus anggota DPR dan pejabat publik.

Ia menyatakan bahwa banyak anggota DPR, pejabat dan keluarganya yang dinyatakan positif Covid-19 tidak mendapatkan ruang di RS untuk dilakukannya perawatan intensif. Pernyataannya mengundang marah dari masyarakat.

Wasekjen PAN Rosaline Irene Rumaseuw. [Tangkapan layar akun Facebook Rosaline Irene Rumaseuw]
Wasekjen PAN Rosaline Irene Rumaseuw. [Tangkapan layar akun Facebook Rosaline Irene Rumaseuw]

3. Fadli Zon

Politikus Partai Gerindra, Fadli Zon tidak jarang membuat kontroversi. Beberapa waktu lalu ia sempat menghebohkan publik usai dirinya menulis sebuah tweet dalam akun @fadlizon. Saat itu, dirinya terlihat meretweet berita yang bertajuk “Densus 88 Klaim Taliban Menginspirasi Teroris Indonesia”.

Baca Juga:
Kaleidoskop 2021: 5 Tokoh yang Meninggal Karena Covid-19

Ia kemudian menyatakan bahwa aksi terorisme harus diberantas namun ia meminta terorisme tidak dijadikan komoditas. “Narasi semacam ini tak akan dipercaya rakyat lagi, berbau Islamifobia. Dunia sudah berubah, sebaiknya Densus 88 ini dibubarkan saja. Teroris memang harus diberantas, tapi jangan dijadikan komoditas,” ujar Fadli Zon melalui akun Twitter pribadinya.

Sumber: Suara.com | Kaleidoskop 2021: 4 Anggota DPR RI Paling Kontroversial Sepanjang 2021

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *