• April 20, 2024 8:59 am

2 Tersangka Teroris Ditembak Mati di Lampung, Begini Penjelasan Polri

2 Tersangka Teroris Ditembak Mati di Lampung, Begini Penjelasan Polri

RadicalismStudies.org | Pusat Kajian Radikalisme dan Deradikasilisasi (PAKAR)

DETASEMEN Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menembak mati dua tersangka teroris di Lampung pada Rabu (12/12) silam. Penindakan tegas dan terukur dilakukan karena tersangka melakukan kontak senjata dengan anggota Densus di lapangan.

“Itu terjadi beberapa waktu yang lalu, di mana terjadi kontak tembak dengan kita,” kata juru bicara Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 20 Desember 2023.

Aswin mengatakan satu anggota Densus mengalami luka berat akibat kontak senjata itu. Namun, dengan adanya tim kesehatan di lapangan, korban bisa segera dievakuasi dan nyawanya dapat terselamatkan. Meski begitu, anggota detasemen khusus berlambang burung hantu itu masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Baca juga: Moderasi Beragama Cara Terbaik Perangi Radikalisme dan Terorisme

Di samping itu, Aswin menyebut dua tersangka teroris yang ditembak mati itu merupakan jaringan Jamaah Islamiyah (JI). Keduanya berinisial N alias BA dan ZK.

“Waktu itu meninggal dunia,” ucapnya.

Baca juga: 9 Teroris JI Ditangkap di Jawa Tengah

Sebelumnya, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menyebut ada 142 tersangka teroris ditangkap periode Januari-17 Desember 2023. Dua di antaranya tewas ditembak.

Kemudian, 16 tersangka saat ini sedang dalam tahap pemeriksaan, 101 tersangka dalam tahap penyidikan dan 23 tersangka berkas perkaranya sudah dinyatakan lengkap atau P21. Ratusan tersangka ini terlibat dalam dugaan tindak pidana terorisme dan tindak pidana pendanaan terorisme.

Para teroris yang ditangkap itu berasal dari berbagai organisasi. Sebanyak 29 tersangka jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) atau Anshor Daulah (AD), sebanyak 49 tersangka jaringan Abu Oemar (AO).

Kemudian, sebanyak tujuh tersangka jaringan Jamaah Anshorut Syariah (JAS), sebanyak 50 tersangka jaringan Jamaah Islamiyah (JI), sebanyak tujuh jaringan Jamaah Anshorut Syariah (JAS), serta lima tersangka jaringan Negara Islam Indonesia (NII).

“Kemudian berdasarkan jenis kelamin tersangka dari 142 tersangka, 138 pria dan 4 wanita,” ucap Ramadhan. (Z-10)

DETASEMEN Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menembak mati dua tersangka teroris di Lampung pada Rabu (12/12) silam. Penindakan tegas dan terukur dilakukan karena tersangka melakukan kontak senjata dengan anggota Densus di lapangan.

“Itu terjadi beberapa waktu yang lalu, di mana terjadi kontak tembak dengan kita,” kata juru bicara Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 20 Desember 2023.

Aswin mengatakan satu anggota Densus mengalami luka berat akibat kontak senjata itu. Namun, dengan adanya tim kesehatan di lapangan, korban bisa segera dievakuasi dan nyawanya dapat terselamatkan. Meski begitu, anggota detasemen khusus berlambang burung hantu itu masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Baca juga: Moderasi Beragama Cara Terbaik Perangi Radikalisme dan Terorisme

Di samping itu, Aswin menyebut dua tersangka teroris yang ditembak mati itu merupakan jaringan Jamaah Islamiyah (JI). Keduanya berinisial N alias BA dan ZK.

“Waktu itu meninggal dunia,” ucapnya.

Baca juga: 9 Teroris JI Ditangkap di Jawa Tengah

Sebelumnya, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menyebut ada 142 tersangka teroris ditangkap periode Januari-17 Desember 2023. Dua di antaranya tewas ditembak.

Kemudian, 16 tersangka saat ini sedang dalam tahap pemeriksaan, 101 tersangka dalam tahap penyidikan dan 23 tersangka berkas perkaranya sudah dinyatakan lengkap atau P21. Ratusan tersangka ini terlibat dalam dugaan tindak pidana terorisme dan tindak pidana pendanaan terorisme.

Para teroris yang ditangkap itu berasal dari berbagai organisasi. Sebanyak 29 tersangka jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) atau Anshor Daulah (AD), sebanyak 49 tersangka jaringan Abu Oemar (AO).

Kemudian, sebanyak tujuh tersangka jaringan Jamaah Anshorut Syariah (JAS), sebanyak 50 tersangka jaringan Jamaah Islamiyah (JI), sebanyak tujuh jaringan Jamaah Anshorut Syariah (JAS), serta lima tersangka jaringan Negara Islam Indonesia (NII).

“Kemudian berdasarkan jenis kelamin tersangka dari 142 tersangka, 138 pria dan 4 wanita,” ucap Ramadhan. (Z-10)

Artikel ini telah dimuat di mediaindonesia.com dengan Judul “2 Tersangka Teroris Ditembak Mati di Lampung, Begini Penjelasan Polri” pada 2023-12-20 18:42:03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *