• April 20, 2024 8:33 am

Rio Dewanto dan Kelompok Teroris Bombardir Ibu Kota di Trailer Perdana 13 Bom Di Jakarta

RadicalismStudies.org | Pusat Kajian Radikalisme dan Deradikasilisasi (PAKAR)

FILM aksi Indonesia, 13 Bom di Jakarta, karya sutradara Angga Dwimas Sasongko dan produser Taufan Adryan dari rumah produksi Visinema Pictures merilis official poster dan trailer perdana yang menunjukkan adegan penuh ledakan dari aksi para teroris di kota Jakarta yang mengancam warga.

Dari poster dan video trailer yang dirilis, 13 Bom di Jakarta menjanjikan pengalaman menonton yang menegangkan dengan deretan aksi dan laga spektakuler, sehingga jadi tontonan wajib di bioskop pada 28 Desember 2023.

Trailer dibuka dengan potongan dialog dari teroris bernama Arok (diperankan Rio Dewanto) yang menyulut berbagai adegan teror di seluruh kota.

Baca juga: 13 Bom di Jakarta Rilis Behind The Scene Pembuatan Set Film

Pengeboman besar yang dilakukan Arok dan kelompok terorisnya membuat Badan Kontra Terorisme Indonesia terdesak untuk segera bertindak dan melindungi seluruh warga sipil yang ketakutan dan panik.





Kelompok teroris menebar ancaman mulai dari peretasan yang melumpuhkan sistem keamanan hingga baku tembak dengan aparat yang menewaskan pihak keamanan negara.

Guna menunjang pengalaman yang imersif dalam adegan action, film 13 Bom di Jakarta menggunakan senjata asli dalam produksinya. Selain itu, syuting juga dilakukan dengan pendekatan practical shooting yang membuat seluruh adegan terasa lebih real. Seperti ketegangan yang dihadirkan dari kejar-kejaran mobil (car chase) hingga baku tembak.

Baca juga: Ganindra Bimo tidak Gunakan Pemeran Ganti dalam Film 13 Bom di Jakarta

Founder & CEO Visinema sekaligus sutradara 13 Bom di Jakarta Angga Dwimas Sasongko mengatakan meski seluruh adegan dilakukan dengan pendekatan practical shooting yang memiliki risiko tinggi, ia menegaskan dalam proses produksi telah ditetapkan standar keamanan ketat.

“Banyak sekali practical effect yang kami lakukan di film ini. Semua senjata yang digunakan asli dengan blank bullets sehingga semua percikan api dan peluru yang keluar tidak ada satupun yang menggunakan CGI. Namun pastinya kami tetap mengutamakan safety para pemain dan kru, disiplin SOP dilakukan secara ketat,” kata Angga Dwimas Sasongko.

Pendekatan practical shooting dengan practical effect diakui pemeran Arok, Rio Dewanto membantunya dalam beradegan. Ia menyebut, film 13 Bom di Jakarta adalah salah satu film yang memiliki adegan ledakan terbesar di Indonesia yang pernah ada.

“Film 13 Bom di Jakarta, menurut gue, adalah salah satu film dengan adegan practical scene ledakan terbesar di Indonesia yang pernah ada. Dan dengan adanya practical effect yang digunakan itu membantu gue sebagai aktor karena memberikan sensasi yang lebih real saat gunfight maupun adegan ledakan sehingga penonton akan ikut merasakan situasi menegangkan dan mencekam,” kata Rio Dewanto.

Film 13 Bom di Jakarta dibintangi oleh Chicco Kurniawan (Oscar), Ardhito Pramono (William), Lutesha (Agnes), Rio Dewanto (Arok), Muhammad Khan (Waluyo), Rukman Rosadi (Damaskus), Ganindra Bimo (Emil), Putri Ayudya (Karin), Andri Mashadi (Fajar), dan Niken Anjani (Gita).

Film 13 Bom di Jakarta akan tayang serentak mulai 28 Desember 2023 di seluruh bioskop Indonesia. Official poster dan video trailer sudah dapat disaksikan melalui kanal Youtube Visinema Pictures maupun akun Instagram @13bomdijakartafilm. (RO/Z-1)

FILM aksi Indonesia, 13 Bom di Jakarta, karya sutradara Angga Dwimas Sasongko dan produser Taufan Adryan dari rumah produksi Visinema Pictures merilis official poster dan trailer perdana yang menunjukkan adegan penuh ledakan dari aksi para teroris di kota Jakarta yang mengancam warga. 

Dari poster dan video trailer yang dirilis, 13 Bom di Jakarta menjanjikan pengalaman menonton yang menegangkan dengan deretan aksi dan laga spektakuler, sehingga jadi tontonan wajib di bioskop pada 28 Desember 2023.

Trailer dibuka dengan potongan dialog dari teroris bernama Arok (diperankan Rio Dewanto) yang menyulut berbagai adegan teror di seluruh kota. 

Baca juga: 13 Bom di Jakarta Rilis Behind The Scene Pembuatan Set Film

Pengeboman besar yang dilakukan Arok dan kelompok terorisnya membuat Badan Kontra Terorisme Indonesia terdesak untuk segera bertindak dan melindungi seluruh warga sipil yang ketakutan dan panik. 

 

Kelompok teroris menebar ancaman mulai dari peretasan yang melumpuhkan sistem keamanan hingga baku tembak dengan aparat yang menewaskan pihak keamanan negara.

Guna menunjang pengalaman yang imersif dalam adegan action, film 13 Bom di Jakarta menggunakan senjata asli dalam produksinya. Selain itu, syuting juga dilakukan dengan pendekatan practical shooting yang membuat seluruh adegan terasa lebih real. Seperti ketegangan yang dihadirkan dari kejar-kejaran mobil (car chase) hingga baku tembak.

Baca juga: Ganindra Bimo tidak Gunakan Pemeran Ganti dalam Film 13 Bom di Jakarta

Founder & CEO Visinema sekaligus sutradara 13 Bom di Jakarta Angga Dwimas Sasongko mengatakan meski seluruh adegan dilakukan dengan pendekatan practical shooting yang memiliki risiko tinggi, ia menegaskan dalam proses produksi telah ditetapkan standar keamanan ketat. 

“Banyak sekali practical effect yang kami lakukan di film ini. Semua senjata yang digunakan asli dengan blank bullets sehingga semua percikan api dan peluru yang keluar tidak ada satupun yang menggunakan CGI. Namun pastinya kami tetap mengutamakan safety para pemain dan kru, disiplin SOP dilakukan secara ketat,” kata Angga Dwimas Sasongko.

Pendekatan practical shooting dengan practical effect diakui pemeran Arok, Rio Dewanto membantunya dalam beradegan. Ia menyebut, film 13 Bom di Jakarta adalah salah satu film yang memiliki adegan ledakan terbesar di Indonesia yang pernah ada.

“Film 13 Bom di Jakarta, menurut gue, adalah salah satu film dengan adegan practical scene ledakan terbesar di Indonesia yang pernah ada. Dan dengan adanya practical effect yang digunakan itu membantu gue sebagai aktor karena memberikan sensasi yang lebih real saat gunfight maupun adegan ledakan sehingga penonton akan ikut merasakan situasi menegangkan dan mencekam,” kata Rio Dewanto.

Film 13 Bom di Jakarta dibintangi oleh Chicco Kurniawan (Oscar), Ardhito Pramono (William), Lutesha (Agnes), Rio Dewanto (Arok), Muhammad Khan (Waluyo), Rukman Rosadi (Damaskus), Ganindra Bimo (Emil), Putri Ayudya (Karin), Andri Mashadi (Fajar), dan Niken Anjani (Gita).

Film 13 Bom di Jakarta akan tayang serentak mulai 28 Desember 2023 di seluruh bioskop Indonesia. Official poster dan video trailer sudah dapat disaksikan melalui kanal Youtube Visinema Pictures maupun akun Instagram @13bomdijakartafilm. (RO/Z-1)

Artikel ini telah dimuat di mediaindonesia.com dengan Judul “Rio Dewanto dan Kelompok Teroris Bombardir Ibu Kota di Trailer Perdana 13 Bom Di Jakarta” pada 2023-11-24 22:45:01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *